Coba Sharing Sebisanya ^_^

Karena ingatan mempunyai batasan, sedangkan tulisan lebih mengenang..

Sabtu, 29 Oktober 2016

Puncak Andong, Kabut dan Mentari yang Malu-Malu

Gunung Andong adalah sebuah gunung bertipe perisai di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini belum pernah mempunyai aktivitas meletus. Gunung Andong terletak di antara Ngablak dan Tlogorjo, Grabag dan berketinggian sekitar 1.463 m. Gunung Andong merupakan salah satu dari beberapa gunung yang melingkari Magelang. Berdampingan dengan gunung Telomoyo, gunung ini berada di perbatasan wilayah Salatiga, Semarang, dan Magelang (Wikipedia).
Sabtu 22 Oktober saya dan 3 teman saya melakukan pendakian ke gunung ini. Kami berangkat dari Jogja pukul 15.30 WIB menuju Magelang dan sampai pada pukul 18.30 WIB. Keadaan jalan sore itu begitu padat dan agak macet sehingga memperlambat perjalanan kami.
Saat sampai di basecamp pendakian Taruna Jaya Giri Sawit, kami memutuskan untuk beristirahat. Kami memulai pendakian pukul 20.00 WIB. Pendakian ini terasa berat buat saya, karena ini kali pertama saya mendaki gunung. 
Rute pendakian lumayan melelahkkan, namun teman-teman saya begitu pengertian untuk menunggu saya beristirahat. Saat kami sudah setengah jalan, turun hujan rintik-rintik yang menyegarkan buat kami. Namun juga membuat keadaan jalan menjadi licin sehingga kami lebih berhati-hati. Sepanjang pendakian kami bertemu dengan para pendaki lain. Di situlah kami merasa ada rasa kekeluargaan di antara pendaki walaupun belum pernah bertemu. Saling sapa, mengingatkan untuk berhati-hati bahkan mengajari teknik naik gunung yang benar.
Setelah sampai di tempat camp teman saya segera mencari tempat dan mendirikan tenda. Saya membantu memegangi senter (karena tubuh belum fit -_-" ). Kurang lebih 15 menit kemudian tenda sudah berdiri dan kami memasukkan barang-barang kami. Setelah itu kami bergantian di dalam tenda untuk mengganti pakaian kami yang basah karena hujan. Oh ya, di puncak gunung begitu indah melihat pemandangan lampu-lampu yang menerangi desa-desa di bawah. Tapi di tempat kami mendirikan tenda hanya kabut pekat dan udara dingin. Namun itu menjadi sensasi tersendiri buat kami. 
Semakin malam hawa dingin semakin menyelimuti kami. Kami berusaha terlelap namun sulit. Beruntung teman-temanku memakai sleeping bag untuk memberi kehangatan. Bodohnya saya, waktu itu hanya membawa selimut tipis. -_-" Alhasil saya kedinginan dan tidak bisa tidur. SKIP saja heheh.
Setelah bisa tidur meskipun tak begitu lelap, pagi pun datang. Kami bangun dengan harapan bisa berjumpa dengan matahari terbit. Ah, ternyata kabut masih betah bertengger di sana. Pupus harapan untuk menikmati matahari pagi dari Puncak Andong. Kemudian kami mulai memasak mi instan untuk sarapan. Selesai makan kami berjalan-jalan di sekitar tenda. Melihat pemandangan kabut yang masih menyelimuti gunung ini. Banyak pendaki lain yang berjalan-jalan juga, ada sebagian yang memainkan gitar atau sekedar mengambil gambar. 
Perjalanan menuju ke puncaknya lumayan, jalannya juga harus hati-hati karena tidak luas dan terjal. Namun itu bukan alasan untuk berhenti sebelum sampai tujuan. Heheh. Langkah demi langkah akhirnya kami sampai di puncak. Di situ kami mengambil beberapa gambar. Kemudian kembali ke bawah, menuju warung dekat tenda. Ohiya, mungkin ini pertamakali nya saya menemukan warung di atas gunung. Menjual berbagai makanan dan minuman. Kami makan dan melihat pemandangan sekitar. Setelah puas menikmati pemandangan dan megambil gambar. Kami berkemas dan bersiap pulang.
Saat kami sedang menuruni gunung, hujan turun dengan lebatnya. Medan yang belum kering karenan hujan semalam bertambah licin dengan lumpur dan genangan. Kami harus sangat berhati-hat dalam melangkah. Meskipun begitu kami sempat terpeleset beberapa kali, lucu lucu ngeselin heheh. Perlahan namun pasti, akhirnya kami sampai di basecamp. Kemudian kami membersihkan diri dan pulang.
Naik gunung ternyata sangat seru, mengasikkan, menantang, dan melatih kesabaran. Juga bisa melihat bagaimana sikap asli teman, katanya. heheh. Pengalaman pertama naik gunung bersama mereka sangat menyenangkan. Semoga bisa menaklukkan gunung yang lainnya juga bersama mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar